Jumat, 02 Maret 2012

Mimpi Ke Surga

Aku bermimpi, suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.

Kami berjalan memasuki suatu ruangan kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata : Ini adalah seksi penerimaan. Disini semua permintaan yang ditujukan kepada Allah diterima”.

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian... Aku dan malaikat-ku berjalan lagi menuju koridor yang sangat panjang... Lalu sampailah kami pada ruang kerja yang kedua. Malaikatku berkata : Ini adalah seksi pengepakkan dan pengiriman. Disini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya.

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja keras karena begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan lagi perjalanan hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.

Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.

”Ini adalah seksi penerimaan pernyataan terima kasih”, kata malaikatku pelan. Ia tampak malu.

Bagaimana ini?? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?”, tanyaku.
”Menyedihkan”, malaikatku menghela nafas. Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih.

Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?”, tanyaku.
”Sederhana sekali”, jawab malaikat.
”Cukup berkata ’Alhamdulillahirabbil aalamin, terima kasih Tuhan’”.

”Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.
Malaikatku menjawab,

”Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutupi tubuhmu, atap diatas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya 75% dari penduduk dunia ini.

Jika engkau memiliki uang di Bank, di dompet, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

Jika engkau membaca ini maka engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga... jika engkau bangun pagi in dengan lebih banyak kesehatan dari pada kesakitan... engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat... Maka, engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia.

Jika engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian... Maka, engkau lebih dirahmati daripada 3 Milyar orang didunia.

Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan... Maka, engkau termasuk orang yang sangat jarang.

Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum... Maka, engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini kepadamu, berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada 2 juta orang di dunia ini yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugrahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa dirahmatiNya kita semua.

Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu”. (QS. Ibrahim 14:7)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar